Matahari Sebagai Bintang Pusat Tata Surya

Loading...
Berikut ini merupakan penjelasan lengkap tentang mengapa matahari disebut sebagai pusat tata surya? Matahari termasuk bintang karena? Dan gambar matahari sebagai pusat tata surya.

Matahari sebagai Bintang

Matahari yang terbit di pagi hari dan terbenam di sore hari adalah sebuah bintang. Matahari nampak begitu besar dan panas dibanding bintang lainnya karena jaraknya yang begitu dekat dengan Bumi.

Kita tidak melihat bintang lain disiang hari, karena pancaran cahayanya tersilaukan tertutupi sinar matahari. Matahari berbeda dengan planet yang mengelilinginya, karena planet tidak dapat memancarkan cahaya sendiri.

Begitu pula satelit seperti Bulan, tidak dapat memancarkan cahaya sendiri. Cahaya yang tampak datang dari planet dan satelit sebenarnya adalah cahaya Matahari yang dipantulkan oleh planet atau satelit tersebut.
Matahari Sebagai Bintang Pusat Tata Surya
Gambar: Matahari Sebagai Pusat Tata Surya

Matahari sering kita lihat sebagai bola yang tidak terlalu besar dibandingkan dengan bulan, namun sebenarnya Matahari sangat besar sekitar satu juta kali ukuran bumi. Kalau kita buat perbandingan Matahari sebesar bola basket maka bumi hanya sebesar titik hitam saja.

Diameter bumi sekitar 13 000 kilometer, sedangkan Matahari sekitar 1,4 juta kilometer. Namun, Matahari tampak kecil karena Matahari terletak sekitar 150 juta kilometer dari bumi. Sehingga jika kita mengendarai kendaraan dengan kecepatan 80 km/jam, maka kita akan sampai ke matahari 186 tahun kemudian.

Mengapa Matahari disebut sebagai Salah Satu Bintang dalam Galaksi Bimasakti?

Matahari sebenarnya bukan bintang yang besar. Di alam ini masih ada benda-benda langit yang berukuran lebih besar dan saling berkelompok yang disebut bintang.

Kumpulan berjuta-juta bintang membentuk suatu galaksi. Galaksi tempat tata surya kita berada disebut galaksi Bimasakti. Di dalam galaksi ini, terdapat kurang lebih 100 juta bintang.
Matahari Sebagai Bintang Pusat Tata Surya
Gambar: Ilustrasi Galaksi Bimasakti

Matahari yang kita kenal merupakan satu di antara jutaan bintang di dalam galaksi Bimasakti. Jarak antara Matahari dan pusat galaksi mencapai 30.000 tahun cahaya, sedangkan satu tahun cahaya sama dengan 9,5 x 1012 km.

Oleh sebab itu, Matahari terletak pada salah satu ujung galaksi. Matahari seperti bintang yang lainnya terbuat dari gas yang panas, mengandung beberapa material yang terdapat di bumi. Unsur-unsur tersebut antara lain hidrogen, helium, kalsium, natrium, magnesium, dan besi.

Energi panas Matahari yang sampai ke bumi ini dapat berupa pancaran gelombang elektromagnetik atau sinar Matahari, pancaran kosmik, pancaran neutron, dan angin atau aurora.

Sinar Matahari yang berbentuk gelombang elektromagnetik ini biasanya terlihat berwarna putih. Jika warna putih ini kita uraikan, akan diperoleh tujuh warna lain yang berbeda frekuensinya. Deretan warna hasil penguraian itu disebut spektrum warna.

Menurutmu warna apa saja yang termasuk spektrum warna? Spektrum warna yang terdapat pada sinar Matahari disebut spektrum Matahari. Setiap warna pada spektrum Matahari mempunyai frekuensi dan panjang gelombang yang berbeda.

Materi Terkait Lainya

0 Response to "Matahari Sebagai Bintang Pusat Tata Surya"

Post a Comment